Wednesday

cerita yang tak habis


"its more easier to condemn than to appreciate"

aku hanya mendengar, menganguk tidak, mengiya tidak. ku biar saja dia meluahkan apa yang dirasa.

"i know, not everybody likes me. understand my opinion. but sometimes we cannot judge a person by only knowing him from one point of view."

dia mempertahankan dirinya. dia tidak dapat menerima kritikan yang dilemparkan padanya. lalu dia menyambung...

" do you know, there is a story about this. a tree and 4 men"

dia berhenti sebentar.. aku ingin mencelah
tp kemudian menyambung lg

"it's ok i'm taking your time?"

aku hanya menganguk..biarlah..seronok juga dgr cerita orang dewasa nih.hehe

" there is a man who have 4 sons. he wanted to teach his sons a lesson. then he called the eldest one and asked him to go to a tree at a place directed. that time was winter. after the eldest came back, he then asked the 2nd one to go to the same place. but in autumn (kalu x silap la..hehe) then same went to 3rd and younger son. everybody went to the same place but at different times"

dia menarik nafas

"and do u know what the father does?"

belum pun sempat aku membuka mulut.

" he asked them to describe about the tree, and of course every one wud say different thing. the son who went during autumn wud say the tree was very nice while son who went during winter wud say no good.. no leaves..bla..bla..bla (aku malas nak tulis sebenanya) "

kemudian lepas tarik nafas skali lagi dia menyambung..

"that's happen to me now"

kemudian dia berlalu..
alahhai...x smpat aku nak bagitahu pendapat aku. kecewa.



Thursday

Fatwas given by Islamic Scholars on the Boycott of Israel

"The least effort we could make ... is to boycott all those who support the enemy ... We should boycott American goods whenever possible, and you should boycott all Israeli goods as well as all the companies that help Israeli companies financially" Ayatullah Sayyid Muhammad Husayn Fadhlullah (Lebanon)


"The
purchase of any item which helps strengthen Zionism is not permissible ..."
Imam Syed Ali Khamenei (Islamic Republic
of Iran)



"Each riyal, dirham …etc. used to buy their goods eventually
becomes bullets to be fired at the hearts of brothers and children in
Palestine.
For this reason, it is an obligation not to help them (the
enemies of Islam) by
buying their goods. To buy their goods is to support
tyranny, oppression and
aggression."
Shaykh Yusuf Al Qaradawi
(Egypt /
Qatar)

"It is not permissible for a Muslim to buy products of the countries that are in a state of war with Islam and Muslims, for example, Israel" Ayatullah as-Sayyid Ali as-Seestani (Iraq)

We must all be united against the aggressors. We are united
in Islam, including unity of belief in the Shari`ah, unity of belief in the Qiblah, and also
united in pain and hope. As Allah Almighty says: "Verily this Ummah of yours is one Ummah." (Qur'an,
21:92).
What else can I do to help?
1. Tell Others
Its essential that
others know about the boycott and specifically which companies to boycott.

2. Write Letters
For
a boycott to be effective, it must be followed up with a letter writing campaign
to inform the companies that we are boycotting their products until they stop
collaborating with Israel.

3. Picket
Picketing is a form of public protest
and aims to draw attention to the realities of Palestinian suffering by exposing
those that help to sustain it.

4. Other
boycotts
The boycott of Israel is much more than just an
economic boycott. Support the sports and cultural boycotts.


perlukah promosi perkara sebegini?
apa nilai jihad kita....ayuh bangkitkan kegerunan musuh2 islam!
KHAIBAR YA YAHUD!

Saturday

Al-Qur'an Palsu buatan Amerika


Al-Quran baru buatan amerika, berbahaya dan sedang didistribusikan di kuwait ,berjudul 'The True Furqan' isinya bertentangan sekali.

Dibuat oleh 2 perusahaan percetakan; 'Omega 2001' dan 'Wine Press'. Judul lainbuku ini 'The 21st Century Quran'! berisi lebih dari 366 halaman baikbahasa Arab dan Inggris, sekarang kabarnya didistribusikan kepada anak2/generasi muda di Kuwait di sekolah2 berbahasa Inggris disana.

Bukunya sendiri memuat 77surah, termasuk Alfatihah, Al-Jana and Al-Injil. Semuanya dimulai dengan sebuah versi panjang gabungan kepercayaan Kristian tentang tiga tuhan. Dan banyak sekali bertentangan dengan berbagai kepercayaan dalam Islam,seperti:


  • mempunyai lebih satu istri dianggap perbuatan Zina

  • perceraian itu dilarang

  • dikatakan juga bahwa Jihad adalah HARAM.

Buku yang sangat menyesatkan. Jadi tolong sampaikan kepada semua muslimsedapat kita tentang pemberitaan ini semoga Allah melindungi kita semua dariorang2 Kafir yang jahat, mendustakan Agama Allah SWT. kunjungi laman ini http://www.islam-exposed.org/furqan/contents.html

untuk kepastian.


Friday

ucapan balik raya!

Holiday come again. Whoa! I’m so excited since very loonggg time I do not see my parents.my mek… ayoh... Beloved bro n sis kak dah, abe masor, kak ha, abe yie, kak ila, abe din, che tie, abe ghie, awie, kak ira, munik, abe ngoh, keru, pie,kak sya, suyah, naa…also my cutest nieces and nephews in the world (hoho..).. naim, amira, yumni, hannan, nuha, abe long, aisyah, husna, izah, yana,,wawa, damia, n safwah..oopss almost forget the latest one, alia batrisyia..hehe.. ahh..i think I miss someone ..

Having a big family is a very great nikmat from Allah. Doing something together,go to family holiday, sama-sama konvoi time kenduri and all the other thing that a family like to do! That’s maybe the reason my mek always smile when her sons and daughters being at home =)

Namun keluarga yang besar juga tidak sentiasa menjamin kebahagiaan. Lebih-lebih lagi jika semuanya punyai pemikiran yang berbeza. Tradisi keluargaku, anak-anak diajar duduk di asrama (macam cita KKKG lak). Aku masih igt semasa aku ingin melangkah ke form 1. dengan result UPSR yang tak seberapa aku menyambung pelajaran menegah rendah di sek kampungku..tapi disebabkan tradisi, ayah berusaha menghantarku ke sekolah di daerah lain. Di situ aku mula belajar tentang hidup berdikari. Hal yang sama terjadi kepada adik beradik ku yang lain. Bezanya, mereka punyai Result yang hebat2 dan kebanyakannya berada di sekolah sains berasrama penuh. Dek kerana acuan yang berbeza, kami punyai pemikiran yang tak sama walaupun lahir dari ibu 'tule' ('sama' dlm bahasa klate)

Abgku percaya result best akan membantu kerjaya masa depan. Kakakku pula sentiasa menasihat untuk kerjakan kerja yang kita minat, abg yang lain pula membangkangku terlibat politik, sementelah yg lain menggalakkannya padaku. Prinsip kami nyata berbeza. Masing-masing memandang dari aspek yang pelbagai. Itu lumrahnya, manusia tetap akan berbeza.

The end pasal cerita family. But some how, bila bercerita tentang adik beradik ni aku terkenangkan sahabat2 di sekeliling. Umpamanya mereka tidak ubah seperti adik beradik. Dialah ketika senang dan dialah ketika susah. Merekalah ketika sedih dan merekalah ketika gembira. dan yang paling ku gemari apabila mereka memimpin tanganku tatkala aku rebah.. buat semua sahabatku..ku pohon ampun dan maaf kalau ada silap dan salah yang ku tak sedar. Maaf zahir batin... slmt hari raya!

Tuesday

nasihat Luqman al-Hakim

Luqman al-Hakim pernah ditanya oleh seorang anaknya:

‘wahai ayahku, apakah perkara baik bagi manusia?”
Luqman al-Hakim menjawab.”Beragama.”
Anak :kalau ia dua perkara?
Luqman :beragama dan berharta
Anak :kalau tiga?
Luqman :beragama, berharta dan malu
Anak :kalau empat?
Luqman :beragama, berharta, malu dan baik hati
Anak :kalau lima?
Luqman :beragama, berharta, malu, baik hati dan dermawan.
Anak :kalau enam?

Luqman menjawab:
“wahai anakku, jika pada diri seseorang itu terkumpul lima perkara tadi, maka ia adalah orang yang bersih lagi bertakwa. Maka ia adalah penegak agama Allah dan terhindar serta berjaya menumpaskan pengaruh syaitan.”

Wednesday

bila istiqomatitis melanda

di sini ceritera bermula, suatu masa dahulu, kedapatan seorang pahlawanis yang selalu bersemangat untuk terus berjuang di medan perang. hampir manapun semboyan berbunyi, pasti di situ terpijak kakinya. hampir semua tempat yang didatangi musuh, pasti di situlah kemunculannya. mengenali erti perjuangan, hidupnya kian berubah. masa terisi dengan segala gerak kerja, terancang, teratur dan berorganisasi. dirinya bukan lagi keutamaan, perasaan tidak lagi terkedepan melainkan didahulukan dengan akal semata. namun sayang seribu kali sayang, tatkala istiqomatitis menyerangnya. dia tersungkur. langkahnya terhenti.. payah & perit dirasakan untuk aturan langkah pertama. saat itu dia menangisi dirinya...




sedang waktu itu peperangan masih rancak. perlahan dia bangkit, mengatur langkah di barisan belakang. berperanan sebagai perawat kecemasan. dalam tempoh itu, dia tidak mampu bersuara, ingatannya kian luntur, dan empat anggotanya makin susut kudratnya. bukan kerana fisikalnya parah,cedera mahupun luka. tetapi kerana penangan istiqomatitis yang melanda.





dan hari in. dia mengumpul kembali semanagtnya. terusan hidayah diterokainya. dorongan sahabat, kematangan dirinya, ujian & cabaran serta yang paling utama kehendak Allah telah membangkitkannya.





InsyaAllah..dia berharap semoga sempat ke barisan hadapan sebelum matanya terpejam.





_insan mampan melakar sejarah!_

Friday

review pejuang : #1

shamil basayev



pejuang chennya


apa ni?


tak dak pa..



baru tahu dari usrah...=)

banyak iktibar..ohh

Thursday

lonely in crowd?


recently, most of my blogger friends seem to be more interested to do english writing. urgh.. seem that i also been affected.


but..after a while, i'm start thinking...what should i write? people...when they say do not know what to do, there's only two thing that seem to be faced. 1st there are a lot thing to do. 2nd they do not see the thing that should they do!


i might be one of them...sometime claiming that i'm so busy... no time spend to do simple job...no time for 'ukhuwah'..


and many time i cannot see big chances appear in front of me..oh..really pity girl


and now thinking of my future, i'm afraid if i do not perform well my duty as khalifah in world..


'tuhan, aku tak layak ke syurga Mu

namun tidak pula,

aku sanggup ke nerakaMu'


to be continue..


haha...bingung!

Tuesday

karangan untuk cikgu!


Karangan seorang pelajar yang pernah mengambil subjek Bahasa melayu peperiksaan bulanan suatu ketika dahulu…(mungkin hasil daripada tekanan pergolakan arus politik dan sikap media negara)

Jawapan soalan 1 (b)

‘Peranan media massa dalam meningkatkan prestasi dan skill tambahan pelajar sekolah.’

Dewasa ini, sekolah bukan sahaja dikatakan membawa tanggungjawab gedung ilmu kepada warisan negara malah ditugaskan untuk mengasah serta mengasuh individu dari kesemua aspek termasuklah pembinaan diri, sahsiah, kepimpinan dan sebagainya. Lantas, pelbagai metodologi yang digunakan oleh pihak sekolah terutamanya pihak pentadbiran dan tenaga pengajar dalam memastikan tujuan ini tercapai. Salah satunya adalah dengan menggalakkan pelajar supaya sentiasa mengikuti perkembangan semasa melalui saluran media massa seperti surat khabar, televisyen, internet dan lain-lain. Persoalannya bagaimana media massa dapat membantu pelajar dalam meningkatkan kualiti diri mereka?

Faktor utama yang menjadikan media massa adalah alat bantu mengajar tak rasmi yang baik adalah kerana media massa menyediakan banyak informasi berguna kepada para pelajar. Jika pelajar itu banyak membaca dia akan ada banyak isi untuk buat karangan dalam peperiksaan. Sebagai contoh, pelajar tersebut boleh tahu tentang Dasar Kebudayaan Kebangsaan (DKK) yang mana menampakkan ketidakcerdikan sesetengah golongan pemimpin yang bertelagah dalam isu memperjuangkan martabat Bahasa Melayu. Dari situ juga pelajar dapat simpulkan bahawa menjadikan bahasa Inggeris sebagai medium mata pelajaran Matematik dan Sains tanpa kajian yang mendalam adalah tindakan yang tidak patut diambil oleh menteri pendidikan. Tambahan pula adik saya sendiri tak suka dah matematik sebab tak faham bahasa Inggeris. Kesian adik saya. Dahlah yang dikejar susah nak dapat, yang dikendong pun dah tercicir. Selain dari itu, melalui media juga pelajar dapat mengikuti perkembangan negara kita. Contohnya isu Malaysia berputih mata kerana terlepas pulau batu putih. Yang juga menyebabkan Singapura makin berani menuntut bermacam-macam-macam perkara termasuklah yang terbaru, Zon Ekonomi Eksekutif (ZEE). Kesimpulannya, media tidak lagi berperanan menyediakan input yang sihat sebagai sumber ilmu tambahan luar kelas tetapi hanyalah komen dan pendapat syok sendiri (SS) pengarang yang tidak membina. (err..boleh ke macam ni cikgu?)

Faktor kedua mengapa media massa sangat penting dalam meningkatkan prestasi pelajar masa kini adalah kerana media sangat membantu kita (pelajar) dalam mengasah kepimpinan. Lalu ada orang persoalkan bagaimana? Saya cakap kat diorang, begini. Apabila para pelajar selalu membaca surat khabar atau menonton berita mereka akan selalu melihat pemimpin negara dan mengikuti perkembangan mereka. Ini akan memotivasikan mereka untuk turut jadi pemimpin. Tapi cikgu malangnya sekarang ramai pemimpin yang korup. lapor media. Timbalan perdana menteri dikaitkan dengan cerita yang dahsyat.bunuh.bom.rasuah tak payah kiralah. Bekas timbalan pula dengan liwat. Sebelah pihak kata ada bukti doktor, tiba-tiba pula ada kenyataan bukti itu palsu. Selalunya laporan media lebih cepat dari keputusan rasmi. polis dan mahkamah pun kata masih dalam penyiasatan. Mana mereka tahu? (ni saya baca dari surat khabar, cikgu). Selain itu saya terkilan apabila dimarahi guru ketika mengantuk dalam kelas sedangkan Perdana menteri kita pernah beberapa kali tertidur dalam mesyuarat penting! Sebagai kesimpulannya, pelajar tidak lagi dapat menjadikan media massa sebagai wadah mendekati pemimpin seterusnya meneladani mereka kerana cerita-cerita yang dipanaskan media telah mengikis rasa hormat pelajar terhadap pemimpin tertinggi negara. (saya terpaksa cakap yang benar cikgu..err,boleh kan?)

Faktor yang terakhir, kita dapati media elektronik membantu pelajar membuka minda mereka supaya lebih matang lantas melahirkan generasi yang cakna terhadap masalah masyarakat. Dalam kabut realiti sekarang, dengan adanya saluran televisyen, para pelajar dapat menonton sinetron- sinetron, drama-drama, telenovela, dan rancangan yang berunsurkan hedonisme. Saya pun tidak pasti apa yang dimahukan negara, generasi yang suka berhibur gamaknya. Masakan tidak, pelajar yang terlibat dengan perjuangan gerakan mahasiswa, yang menjadi front liner ketika menuntut hak mereka serta masyarakat, diugut untuk diberhentikan dari institusi pengajian. Sedang, pelajar yang melakukan kesalahan disiplin diberi peluang beberapa kali. Siap bagi khidmat kaunseling percuma lagi. Penyanyi pula diberikan bermacam-macam-macam anugerah oleh media massa (alah..ada satu anugerah anjuran satu akhbar tu). Menggalakkan kewujudan idolism. Ni lah orang kata tidak dapat membezakan antara kaca dan permata. Rancangan yang berunsur ilmiah sangat sukar mendapat kelulusan dan terpaksa berdepan dengan kerenah birokrasi yang memenatkan sedang rancangan hiburan bebas untuk muncul di setiap saluran sehingga para artis dijadikan ahli panel dalam mengupas isu-isu sosial, negara dan sebagainya. sebagai contoh, kes Rosnah Mat Aris. Semua sudah maklum riwayatnya. Kesimpulannya, media tidak lagi boleh dipercayai untuk menggalas tanggungjawab mematangkan pemikiran generasi bakal pemimpin negara selain dari menyumbat benak mereka dengan budaya hedonism demi kepentingan sendiri. (nampaknya cikgu kena ‘alter’ balik tajuk ni. biar kena dgn isi saya ye)

Sebagai kesimpulannya, saya sebenarnya keliru sama ada patut atau tidak kita katakan media massa sekarang memberi faedah kepada pelajar zaman sekarang. Ini kerana apa yang saya nampak lebih banyak mudharatnya. Jadi saya syorkan kepada pihak media agar ingatlah kembali tujuan asal untuk memberi manfaat kepada orang ramai khususnya golongan pelajar. Jangan hanya memikirkan keuntungan dan melariskan jualan semata dengan isu-isu panas yang tidak berilmiah. Kita mahukan media yang membantu mengkaderkan rakyat yang berkualiti bukan menjadi acuan menanam pemikiran pak pandir moden. Sekian.

p/s : cikgu, saya nak lulus!