Friday
THE 30TH JANUARY
4.30pm
My elder sister called, father was well after 4 days in ward. But today he fell down, worsen his condition. She asked my opinion about some signs, black stool, edema, and lethargy. I was telling her, let him rest well, it might be due to heart problem. I was studying at library at that time, with my roommate, sharifah.
6.00pm
My brother called me; “I might go back tonight, wanna come with me?” he’s at Balok, Kuantan, living with his wife and a little son. “I’m intending too, but I have my end block exam tomorrow. Alright, see how I can handle this.” I replied.
6.20pm
“sha, my father’s condition is worsening. Should I go back?” my mind thinking fast, arrhythmic mind. Half-hearted. Blank.
6.30pm
I called my mother’s phone no, but my brother in law replied “father has passed away. About 10 minutes ago...mother beside him, kak dah (eldest sister) get his last words too…insyaAllah everything is fine, do pray for him…”
“ohh..alhamdulilllah..i’m going back tonight with keru (my brother)”… i felt my voice vibrating, my mouth dehydrating with no feeling.
8.00pm
Classmates, seniors, friends were coming non- stop, soothing me. Consoling me. Alhamdulillah. Thank you , friends. That maghrib, we perform jenazah ghaib prayer. After informed my dean, I went back. 6 hours journey to Kelantan.
Monday, 31st January 2011
3.30am
I stepped into house. I saw most of my family members already in. At the corner of living room, I saw father. Sleeping well, resting in peace… Al-Fatihah
Thursday
Wali Band-Aku Cinta Allah (Dgn Lirik Lagu)
Andaikan,
Diriku bisa seperti yang lain,
Yang kau sayang
Yang kau rindukan
Yang kau cintai
Aku lemah tanpamu, aku lelah…
Aku sungguh tak berdaya
Tolongku..
Tolongku..
Ya Allah,
Setiap air mata ku mengalir,
Allah, aku lemah dan tak berarti
Setiap derai tangis Membasahi
Allah jangan tinggal aku lagi…
Aku sayang Allah
Aku rindu Allah
Aku cinta Allah
jatuh hati pada tempat yang salah
ragu2 dengan keputusan.
terdesak dengan dunia. melewakan akhirat
ananiyah.
membuka pintu syak
...
semuanya,
kembalilah mencintai Allah
Dia Maha Penyayang
Saturday
CERITA HAMPA
Saya meneliti blog saya. Merenung jauh masa depan beliau. Apakah nafasnya sudah ditakdirkan sampai di sini saja. Hanya mampu menunggu dan menunggu. Lama sudah beliau tidak di isi dengan sesuatu yang bermanfaat. Mungkin kerana tuannya perasan sibuk ?
Ya..sibuk adalah alasan yang paling teruk tapi kunci melepaskan diri. melepaskan diri dari bertanggungjawab ke atas sang blog yang bersawang!
[sigh]
Saya menenangkan diri. sungguh ini bukan cara yang baik untuk sesebuah entry blog (mengepek) namun saya cuba untuk bawa hakikat yang sebenar. Hakikat bahawa berblog bukan semudah sign in & sign out blogspot.com.
Justeru, saya sangat menghormati insan2 yang istiqamah dalam berblog. Mereka bagi saya lengkap dengan pakej penulisan, pengurusan dan daya human touch yang tinggi.
Kenapa?
Dari blog kita akan kenali penulisan mereka
Demi penulisan yang baik, mereka akan mendapatkan ilmu yang terbaik. Mungkin hasil bacaan, pengalaman, perkongsian dengan teman, penelitian dan kajian sendiri (mahupun perasaan sendiri)
Dan disertai pengurusan bagaimana mempopularkan atau menjual idea2 blog mereka.
Dan di touch up kan sedikit dengan skill human touch agar pembaca benar2 menghayati apa yang ingin disampaikan. Pemblogger yang hebat akan cuba berada dalam kasut pembaca. Tanpa melupakan tujuan asal prinsip blognya.
[berfikir]
Bagaimana saya? Tidak perlulah saya mencatit kenapa dan bagaimana perkara ini terjadi (blog bersawang) cukupla sekadar saya mengulangi alasan perasan sibuk. [tunduk]
Banyak perkara yang ingin dikongsi namun keterbatasan masa saya masih menjadi salah satu asbab.
Mungkin saya bukan dilahirkan untuk menulis? [ketawa]
Mungkin Dia mahukan saya sebagai yang lain? (ayat menyedapkan hati)
…ok..penat. [keluar]
Thursday
[UPDATING]

When the life gives mold, make penicillin!
That was a good motivation to ponder! Yes, when we get upset of certain bad things, we just simply feel the world is narrowing and there is no way out.
People don’t understand us…
People don’t see our suffering…
Saya juga semacamnya sebegitu…hoho..
Berjiwa besar! Seakan mudah untuk dicakap, rupanya susah untuk dilaksana
Bila dilanda musibah manusia mana yang tidak punyai perasaan lemah, yang bezanya hanyalah kesabarannya dalam menghadapai ujian itu. Saya bukan lah mengajak semua untuk berserah membuta dengan ujian..lebih-lebih ujian yang berat.. namun haruslah bagi kita mencari penyelesaiannya.
Antaranya dengan mendapatkan kata-kata motivasi sendiri.
*the end*
Wednesday
TEROKAI KEAIBAN DIRI, BUKAN MENSEPAHKAN!

Melihat keaiban dengan mata hati … hati itu seperti halnya cermin. makin sukar untuk cahaya kebenaran menembusinya jika terlindung oleh debu-debu dosa.
Namun begitulah kita, kuman di seberang laut Nampak, gajah di depan mata pura2 tak tahu! Lebih mudah menilai keburukan orang dari mencari kelemahan diri..
ton,Itu kau lah~ ohh ye ea..
sukarkah menerokai kelemahan diri? bukan itu masalahnya. Persoalan yang lebih penting, bersediakah kita meneroka kelemahan diri demi merobah ke arah lebih baik? Sakitt..~
Imam Al-Ghazali menunjukan empat cara bagaimana kita boleh mencari keaiban diri: -
Berguru dengan guru yang mursyid
Mentarbiyah bukan sama dengan mendidik, mengajar tidak erti pada membimbing. Saya teringat kata-kata seorang pensyarah saya, “knowledge is something with soul, if you feel nothing it is just an information” bukan kelayakkan saya hendak menentukan bagus atau tidak seseorang yang memberikan ilmu cuma apa yang saya rasai, seseorang guru yang mendidik dan mentarbiyah mampu membuatkan muridnya reti menghargai ilmu di samping sentiasa mementingkan prestasi akhlak muridnya.
Bertemankan sahabat yang soleh
Sahabat soleh, sahabat yang kita boleh sehidup dan semati dengannya. Sahabat yang dikala senang dan susah, sahabat yang menunjukkan apa yang salah, menggalakan apa yang benar. Sedang, Rasulullah sendiri di zaman baginda memanggil pengikut-pengikutnya dengan gelaran ‘sahabat’.
Baginda bersabda, “sahabat-sahabat aku adalah ibarat bintang-bintang di langit , mana satu yang kamu ikut kamu akan dapat petunjuk.”
Ohh..i wish I cud be one of the stars! ~~
Mendengar kata musuh
kata-kata musuh itu walaupun pedih, perit dan sadis, namun ia adalah luahan ‘ikhlas’ dari pihak yang berusaha mencari kelemahan kita. Maka, dengar dan obahlah..
Bergaul dengan masyarakat
Telitikan, jika kita rasakan akhlak kita sekarang adalah agak baik, baik, atau super baik, atau apa2 jelah… adakah kebaikan kita itu lahir dari diri kita sendiri atau kerana kondisi suasana? Akhlakul karimah atau akhlakul ikutan? ukurlah dengan feedback massa..
Hidup bermasyarakat juga memberi peluang kepada kita untuk sentiasa memuhasabah diri “ohh…ini perkara elok, aku harus pertingkatkan. Dan ini perkara mungkar, jadikan ia pengajaran”
Wallahu’alam
Sayapeduli,
Menerobos keaiban demi pembaikan
mode: masih rindu pada mek
Picisan mahalah maimunah
Sumber : penawar bagi hati, abdul Aziz Ismail
TAUBAT:REJUVINASI MATLAMAT DIRI

Tuesday
PLEASE DON'T SMILE CONSCIOUSLY!
PERASAN LETIH...=D
Thursday
STEP FORWARD
We shall not remain for fortune
We shall...
No!
MUST put all this 1 year effort to end it perfectly
Never regret
Never step down
Never quit!
That jihad is calling for our responsible
We are not choosing one from two
Instead we create two from one
Are we?
Fail or pass not us who decide it
But we have to run after it.
Coz the success ain’t waiting for us


